Whatever’s Weblog

Februari 20, 2008

Masa Pertemanan

Diarsipkan di bawah: Indahnya — guessaja @ 4:31 pm

Seorang Teman Baik

Sewaktu kita duduk di taman kanak-kanak, kita
berpikir kalau seorang
teman yang baik adalah teman yang meminjamkan
krayon warna merah
ketika yang ada hanyalah krayon warna hitam.

Di sekolah dasar, kita lalu menemukan bahwa
seorang teman yang baik
adalah teman yang mau menemani kita ke toilet,
menggandeng tangan kita
sepanjang koridor menuju kelas, membagi makan
siangnya dengan kita
ketika kita lupa membawanya.

Di sekolah lanjutan pertama, kita punya ide kalau
seorang teman yang
baik adalah teman yang mau menyontekkan PR-nya
pada kita, pergi
bersama ke pesta dan menemani kita makan siang.

Di SMA, kita merasa kalau seorang teman yang baik
adalah teman yang
mengajak kita mengendarai mobil barunya,
meyakinkan orang tua kita
kalau kita boleh pulang malam sedikit, mau
mendengar kisah sedih saat
kita putus dari pacar, (lagi…)

Pesan Sang Romeo

Diarsipkan di bawah: Yip...Yipp — guessaja @ 4:31 pm

Message: Ada seorang cowo yang syg bgt
sm
seorang
cewe..
Walopun dia kdg2 cuek tp dia slalu
brusaha ngasi
phatian sm cewe itu
Sampe akhirnya..
Si cowo nembak si cewe..
Si cewe sng bgt krn dia jg syg sm cowo
itu
Cewe mutusin buat nerima cowo itu jd
pacarnya!
Dan akhirnya mrk pacaran..

Suatu ketika, si cewe nanya :
“Kenapa kmu sa sayang sm aku?”

Dan si cowo pun bingung : “Hah?”

Si cewe ngomong lagi :
“Klo si A tu sayang sm si B krn si B
suaranya
merdu
klo nyanyi.
Trs klo si C sayang sm si D krn si D
jago nari.
Trs knp kmu sayang sm aku?”

Si cowo tmbh bingung dan mutusin buat
ga jawab
ptanyaan si cewe..
Si cewe jengkel krn si cowo ga bsa
jawab
ptanyaannya
Dia mengira klo si cowo ga bnr2 sayang
sm dia..
Akhirnya dia mulai menjauh dr si cowo
walopun di
dlm hatinya, dia sayang bgt sm cowo
itu..
Walopun si cewe ngejauhin dia, si cowo
ttp sayang
sm si cewe..

Beberapa bln kemudian……
Si cewe mendapat kecelakaan hebat yang
mengakibatkan kakinya patah dan jg
bisu..
Ia menjadi tak punya semangat hidup
lagi..
Tiba2..
Si cowo dtg buat menjenguk cewe nya..
Si cewe kaget dan malu bgt krn dia
pikir cowo nya
bkl
menghina dia stlh apa yg dia lakuin sm
cowo nya..
Mrk berdua duduk dlm diam.. (lagi…)

Lagu Anak-anak Yang Populer Mengandung Kesalahan

Diarsipkan di bawah: Just For Fun — guessaja @ 4:30 pm

Lagu anak-anak yang populer ternyata
mengandung kesalahan, mengajarkan
kerancuan, dan menurunkan motivasi.

mari kita buktikan :

1. “Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya…
merah, kuning, kelabu.. merah muda dan
biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!”
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb.
kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi
jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 !

2. “Aku seorang kapiten… mempunyai
pedang panjang… kalo berjalan
prok..prok..prok… aku seorang kapiten!”
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang
pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita
tentang sepatunya (inkonsis- tensi).
Harusnya dia tetap konsisten, misal jika
ingin cerita tentang sepatunya seharusnya
dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja
(bukan pedang panjang)… kalo berjalan
prok..prok..prok..” nah, itu baru klop! jika ingin
cerita tentang pedangnya, harusnya dia
bernyanyi : “mempunyai pedang panjang…
kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau
srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dg kondisi
pedang panjangnya!

3. “Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa
menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu..
membersihkan tempat tidurku..”
Perhatikan setelah habis mandi langsung
membersihkan tempat tidur. Lagu ini
membuat anak-anak tidak bisa terprogram
secara baik dalam menyelesaikan tugasnya
dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi
seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak
langsung membersihkan tempat tidur dalam
kondisi basah dan telanjang!

4. “Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi..
tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak
pohon cemara.. 2X”
Lagu ini dapat membuat anak kecil
kehilangan konsen-trasi, semangat dan
motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat
akan mendaki gunung yang tinggi tetapi
kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg
tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau
mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke
kanan aja, gak maju2!

5. “Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak
turut ke Bandung.. Surabaya.. bolehlah naik
dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas
naik.. keretaku tak berhenti lama”
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan
anak-anak kalo sudah dewasa maunya
gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus!
terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-
Surabaya! (lagi…)

Februari 10, 2008

Sisi Gelap Kota Metropolitan

Diarsipkan di bawah: Jakarta Night Life — guessaja @ 5:42 pm

Jakarta Under Cover

Kota-kota besar memang sangat kental dengan berbagai sajian hiburannya. Kota-kota yang kerap dijuluki kota metropolitan seperti halnya Jakarta, punya ciri khas tersendiri dalam gaya hidup dan perilaku masyarakatnya. Gaya hidup yang paling khas di kota-kota besar tersebut adalah kehidupan malam. Kehidupan malam memang memiliki fenomena yang sangat menarik, sehingga tak habis-habisnya diamati, dikaji, dan dianalisa. Berbagai bisnis hiburan pun ada yang mengkhususkan hidup di malam hari seperti kafe, diskotek, klub, karaoke, dan tempat-tempat sejenisnya. Sebagai sebuah hiburan, di tempat-tempat tersebut beragam menu disajikan. (lagi…)

Jakarta Malam Hari

Diarsipkan di bawah: Jakarta Night Life — guessaja @ 5:34 pm

Jakarta malam hari seperti biasanya jakarta masih diliputi kendaraan tetapi sudah berkurang seperti siang hari tadi yang begitu sungguh sangat padat. Tetapi asap-asap kendaraan masih tersisa dan masih menyambar sisi kulitku yang bersih ini.
Jakarta malam hari terlihat kendaraan-kendaraan melaju kencangnya dengan sorot lampu beraneka ragam. Lampu-lampu yang terang dan berwarna-warni. Seperti algi balapan (mungkin balapan liar kali)
Jakarta malam hari masih banyak orang-orang yang begegas untuk memperbaiki dagangannya dan pulang untuk beraktivitas besoknya.
Jakarta malam hari pasti ada sisi-sisi gelapnya seperti Surabaya memiliki Dolly.
Jakarta malam hari bertaburan cahaya dari langit karena pancaran lampu-lampu gedung pencakar langit.

Senin, 10 Februari 2008

Kehidupan malam VS Jalan malam

Diarsipkan di bawah: Jakarta Night Life — guessaja @ 5:28 pm
Feb 10, `08 12:30 AM 
Sahabat, mungkin anda tidak asing lagi tentang kehidupan malam. Yah, kehidupan malam Jakarta kembali menggeliat. Para penikmat hiburan malam seolah-olah terlupakan pada banjir yang mengakibatkan puluhan orang meninggal serta ribuan orang kehilangan tempat tinggal.Denyut nadi kehidupan malam Jakarta pun mulai kembali terasa sejak Sabtu petang menjelang malam hingga Minggu dinihari. Ribuan kendaraan roda empat dan roda dua berarak di jalan raya.Diantara mereka, ada yang memilih menuju Jakarta Pusat dan ke Jakarta Selatan yang dikenal sebagai pusat kawasan THM (tempat hiburan malam). Jakarta Selatan dikenal sebagai THM bagi kalangan menengah ke atas.Di kawasan Jakarta Pusat, beberapa pusat hiburan malam seperti diskotek, cafe, tempat karaoke, dan bar, seperti Sawah Besar dan Mangga Besar sangat ramai pengunjung.

Di sekitar Jalan Hayam Wuruk beberapa bahu jalan bahkan dijadikan lahan parkir kendaraan roda empat bagi penikmat hiburan malam. Jika lagi ramai pengunjung dua jalur jalan pun dibuat parkir.

Praktis hanya dua jalur yang bisa dilalui kendaraan. Di Kawasan Jakarta Selatan seperti Kemang dan Senayan juga terjadi kemacetan kendaraan di malam hari. Di Kemang, meski beberapa ruas jalan di kawasan itu digenangi air pekan lalu, namun terlihat ramai pada malam Minggu kemarin.

Hmm…inilah kota Jakarta, Ibukota Metropolitan…yang jika malam kita berjalan menyusuri lampu-lampu hiasnya, sungguh mencolok mata. Namun, disisi lain, hal itu mendatangkan keuntungan bisnis bagi mereka yang bergelut didalamnya.

Apalah artinya bagi seorang cepy, yang hanya manusia biasa, berjalan mengelilingi kota Jakarta, hanya untuk mempelajari seluk beluk kehidupan Jakarta dengan berbagai kemegahan.

Padahal kita sama-sama mengalami, saat awal februari lalu, Kota Jakarta dikelilingi lautan air dan Jakarta-ku tak bisa berbuat apa-apa. Duhhh…Jakarta-ku kini. Wajahmu, kini telah berubah. Semoga, aku tidak berubah, sebagaimana wajah kota Jakarta yang banyak berubah….

Apakah sahabat pernah berkeliling kota Jakarta dengan menggunakan kendaraan (mobil, motor, sepeda, dll) mengelilingi, masuk bahkan berjalan memasuki gang-gang, hanya untuk melihat dari dekat kehidupan keras kota Jakarta di malam hari…

Blog pada WordPress.com.